(Bismillaahirrohmaanirrohiim)
Assalaamu 'alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh...
Pentingnya sebuah kepercayaan, karena kepercayaan akan memberikan
ketenangan di dalam hati masing-masing orang yang memiliki kepercayaan.
Baik itu kepercayaan kepada ALLAH, maupun kepercayaan kepada manusia.
Misalnya
saja ketika seorang suami harus pergi jauh keluar kota karena tuntutan
kewajibannya, sementara si istri tidak bisa diajak dan harus tinggal di
rumah. Hanya kepercayaan si suaminya lah yang bisa membuat hati si suami
bisa merasa tenang bahwa istrinya tidak akan keluar rumah untuk
melakukan hal yang sia-sia. Dan hanya kepercayaan si istrinya lah yang
bisa membuat hati si istri menjadi tenang bahwa suaminya tidak akan
pergi jauh hanya untuk hal yang sia-sia.
Bisa
dibayangkan jika salah satu pihak atau kedua pihak tidak memiliki rasa
saling percaya, akan selalu memunculkan prasangka-prasangka buruk,
keragu-raguan, hingga akhirnya saling memendam curiga, dan tidak jarang
menimbulkan sikap saling jauh-jauhan.
Dan begitu pula
ALLAH yang telah mempercayakan kita dengan berbagai rizki-Nya berupa
jiwa, raga, harta, waktu, dan masih banyak lagi. ALLAH mempercayakan itu
semua karena ALLAH percaya bahwa kita sebagai penerima rizki tidak akan
memanfaatkannya untuk hal yang sia-sia. Namun, dikarenakan kurangnya
kepercayaan kita kepada ALLAH atas segala rizki yang telah diberikan,
maka memunculkan prasangka-prasangka buruk, keragu-raguan, hingga
akhirnya saling memendam curiga, dan tidak jarang membuat kita mengambil
sikap menjauh dari ALLAH dengan lupa bersyukur, dan sibuk menuntut
lebih banyak. Padahal seberapa jauh pun kita mengambil sikap menjauh
dari ALLAH, ALLAH tidak pernah melepaskan kepercayaannya kepada kita
dengan selalu menerima tobat kita kapanpun kita mau hingga kematian
membatasi kita.
Yang sudah memiliki fisik sudah
sempurna, masih merasa kurang percaya pada apa yang telah diberikan oleh
ALLAH, sehingga dengan berbagai cara berusaha untuk mengubah fisiknya
dengan seperti apa yang diinginkan.
Yang sudah memiliki
harta banyak, masih merasa kurang percaya pada apa yang telah diberikan
oleh ALLAH, sehingga mencari jalan mencari harta yang lebih instan dan
juga tidak diberkahi, sementara hartanya habis-habisan untuk sesuatu
yang tidak bermanfaat.
PERCAYALAH, tanpa KEPERCAYAAN maka tidak akan ada KETENANGAN di dalam hati ini.
Percaya pada apa yang disampaikan ALLAH di dalam Al-Qur'an, percaya
pada nasehat yang disampaikan Rasulullah, para ulama, ustadz, murobbi,
mentor, percaya pada apa yang kita percayakan pada mutarobbi, percaya
pada sahabat, partner, dan siapapun, namun tentunya jangan
sampai kepercayaan itu membutakan hati kita untuk dapat membedakan mana
hal yang salah dan mana hal yang benar.
Wassalaamu ‘alaykum wa rohmatullaahi wa
barokaatuh...