(Bismillaahirrohmaanirrohiim)
Assalaamu
'alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh...Tulisan kali ini tentang saudara Saya, adik Saya, Muhammad Nur Jaman.
Namanya
Muhammad Nur Jaman, biasa Saya memanggilnya Nung. Lahir pada tanggal 9 November
1999. Hobi mirip-mirip
abangnya, bermain komputer. Dari TK-SMP, bersekolah di tempat yang sama seperti
abangnya, TK Raudhatul Atfal Kota Baru, SD Muhammadiyah Kota Baru, dan SMP
Negeri 2 Pontianak.
Perkenalan
Pertama
kali ALLAH mempertemukan saya dengan Nung ketika hari kedua setelah
kelahirannya, di Rumah Bersalin Harapan Bunda. Lahir dengan kondisi sehat,
dengan berat 3kg. Diberi nama Muhammad Nur Jaman, karena ibu Saya mendapat
mimpi, katanya bertemu dengan Nabi Muhammad dalam bentuk cahaya di masa-masa
kehamilannya. Ketika
masa-masa kehamilan, kami sekeluarga berpikir & berharap bahwa yang akan
lahir adalah perempuan, maklum tiga bersaudara laki-laki semua, jadi orang tua
kadang berharap perempuan. Tapi, ternyata diberi rezeki seorang laki-laki lagi.
Postur
badannya lebih subur daripada abangnya, dan sekarang tingginya hampir sama dengan
Saya. Orangnya kalau kata ibu Saya,
lebih halus daripada abangnya ini. Dulu paling sering diajak berantem, biasa
itu. Tapi, semakin lama, Saya dan adik saya semakin akur, terlebih ketika adik
saya juga punya kegemaran yang sama seperti abangnya, bermain komputer.
Do’a
& Harapan
Saya
sering berharap bahwa adik Saya akan menjadi generasi penerus/pengganti yang
lebih baik daripada Saya. Kadang juga Saya berharap
bahwa adik Saya bisa menjadi partner kerja Saya dalam mengurusi ROHIS FKI Al-‘Ilmi,
itulah sebabnya Saya berharap dia bisa bersekolah di tempat abangnya dulu
sekolah, SMAN 7 Pontianak. Karena kadang merasa iri ketika melihat ada satu
keluarga yang bisa menjadi aktivis da’wah semua, mengurusi organisasi da’wah
yang sama, pasti nyaman rasanya, kalaupun tidak di organisasi yang sama, paling
tidak memiliki kesamaan hal yang dipikirkan. Maka ketika salah satu sedang melemah
imannya, maka saudaranya bisa saling mengingatkan, ketika salah satu sedang
pusing memikirkan amanahnya, maka saudaranya bisa saling memberikan motivasi
inspirasi. Karena sangat sulit jika berharap mendapat motivasi & inspirasi
dari orang luar yang tidak mengetahui diri kita secara menyeluruh. Sementara
jika saudara sendiri, apalagi serumah, tentulah sudah banyak tau bagaimana
kondisi saudaranya.
Lucu
ya ketika berharap generasi penerus/pengganti berasal dari adik sendiri, biasanya
kan berharap generasi penerus/pengganti dari anak, bukan adik. Ya, bagi Saya
teori sederhananya, realita itu apa yang ada di depan mata. Saya lebih mengharapkan
adik saya menjadi generasi penerus/pengganti Saya karena realitanya adik Saya
sekarang sudah ada. Dibandingkan Saya berharap bahwa anak Saya nanti bakal
menjadi generasi penerus/pengganti Saya, namun realitanya Saya saja belum punya
anak :D, bahkan apakah usia Saya akan mengizinkan untuk sampai menemukan keberuntungan
itu pun belum tau kepastiannya. Maka, yang pasti-pasti saja lah bagi Saya. Saya
sekarang punya adik, maka tugas Saya untuk membentuknya menjadi lebih baik
daripada Saya. Saya sudah pernah melewati masa menjadi adik yang tidak baik
bagi abang Saya, namun sekarang Saya tidak ingin menjadi abang yang tidak baik
bagi adik Saya. Tapi meskipun begitu, Saya tidak ingin memaksakan harapan Saya
kepada adik Saya. Itu semua tergantung pribadinya sendiri, dia yang memilih,
Saya hanya bisa mengarahkan. Yang pasti, ini Saya lakukan sebagai salah satu
pertanggungjawaban Saya, agar jangan sampai Saya sibuk-sibuk memperbaiki diri
orang lain di luar, sementara keluarga sendiri terlupakan.
Untuk adik Saya, Muhammad Nur Jaman,
namamu adalah do’a yang lebih indah & bermakna daripada nama Saya. Jagalah
& jadilah pribadi yang mulia & pantang menyerah. Jadilah cahaya,
khususnya di keluarga ini. Jadilah pribadi yang bertaqwa & beriman kepada
ALLAH, taat kepada orang tua, bermanfaat bagi lingkungan sekitar, bersemangat
dalam melaksanakan kebaikan & menjauhi segala larangan-Nya. Semoga dimudahkan
segala urusan kebaikannya. Semoga selalu dijaga dari segala keburukan dunia
& akhirat. Semoga selalu dilimpahkan kesejahteraan, dirahmati, dan
diberkahi oleh ALLAH.
Good luck my Bro! Be better than me!
Wassalaamu 'alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh...
Wassalaamu 'alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh...